Apa yang Dilakukan Praktisi Terapi Okupasi
Bantuan Informasi Media Pengobatan

Apa yang Dilakukan Praktisi Terapi Okupasi

July 23, 2019

Pernahkah anda mendengar tentang terapi okupasi? Terapi okupasi merupakan sebuah bentuk layanan yang diberikan khusus untuk individu yang mengalami gangguan fisik dan mental. Bentuk terapi okupasi ini diberikan agar pasien dapat latihan dan beraktivitas. Harapannya, latihan serta aktivitas yang diberikan kepada pasien dapat meningkatkan kemandirian pasien.

Khususnya dalam hal-hal yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari dan produktivitas. Terapi okupasi sendiri memiliki tujuan agar pasien dapat kembali lagi ke aktivitasnya sehari-hari. Dalam terapi okupasi, seorang terapis secara khusus bekerjasama dengan pasien untuk menentukan tujuan dan prioritas yang ingin dicapai. Dengan begitu terapis bisa mengetahui langkah yang harus diambil oleh pasien.

Hal yang Dilakukan oleh Praktisi Terapi Okupasi

Terapis yang bekerja dalam bidang terapi okupasi secara khusus bekerja untuk merawat pasien yang mengalami gangguan mental, fisik, maupun emosional. Para terapis atau praktisi ini membantu pasien untuk mengembangkan, menyembuhkan, dan meningkatkan kemampuan pasien untuk kebutuhan sehari-hari mereka dalam bekerja dan hidup.

Kebanyakan praktisi Terapi Okupasi bekerja di tempat terapi atau di rumah sakit. Ada juga yang bekerja di sekolah, panti jompo, dan klinik khusus kesehatan. Dalam pekerjaan sebagai praktisi terapi okupasi, biasanya seseorang akan menghabiskan waktu yang banyak bersama dengan pasien. Karena praktisi bertugas untuk membantu pasien agar dapat kembali pulih dari trauma yang dialami dan bisa hidup seperti biasanya lagi.

Beberapa tugas yang dilakukan oleh seorang praktisi terapi okupasi antara lain seperti:

  • Merangkum seluruh kondisi medis pasien dan mengobservasi pasien saat melakukan kegiatan
  • Melakukan evaluasi terhadap kondisi dan kebutuhan pasien
  • Mengembangkan rencana perawatan pasien sekaligus mengidentifikasi tujuan spesifik yang ingin dicapai
  • Mendemonstrasikan kegiatan yang dapat membantu pasien untuk menghilangkan rasa sakit dalam kondisi kronis
  • Mengedukasi keluarga pasien dan orang-orang di sekitarnya mengenai cara memberikan akomodasi dan perawatan kepada pasien
  • Memberikan rekomendasi terkait peralatan yang dibutuhkan oleh pasien

Dan masih banyak lagi hal-hal yang dilakukan praktisi terapi okupasi dalam perawatan pasien. Hal ini membuktikan bahwa praktisi terapi okupasi bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Oleh karena itu kita harus benar benar berhati hati dalam melaksanakan pekerjaan sebagai terapis terapi okupasi. Karena semua membutuhkan pelajaran dan juga eksekusi yang benar benar tepat untuk bisa memberikan yang terbaik pada pasien.

Oleh karena tanggung jawab yang besar ini, tentu saja , kita harus berhati hati dalam memilih praktisi dalam terapi okupasi. Karena terapi ini bukanlah terapi biasa yang bisa dilakukan dengan mudah. Oleh karena itu dengan adanya hal ini maka praktisi terapi okupasi yang baik tentu harus memberikan yang terbaik sehingga kita harus benar benar mengetahui praktisi tersebut dengan baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *